Abasa (33-42) PDF Cetak Surel
Ditulis oleh admin   
Sabtu, 10 Oktober 2009 02:44

TAFSIR Ayat 33 – 42

 

Ibnu Abbas r.a. mengatakan, “Ash-shakhkah adalah salah satu nama hari kiamat. Allah begitu mengagungkannya dan mewanti – wanti hamba – hamba – Nya dari keberadaannya. Al – Baghawi mengatakan,” Ash-shakhkhah adalah teriakan hari kiamat.” “Dan apabila datang suara yang memekakkan. Pada hari ketika manusia lari dari saudara- saudaranya, dari ibu dan bapaknya, dari istri dan anak – anaknya.” Yaitu, dia melihat mereka, namun berlari dari mereka dan pergi menajuh karena rasa ngeri semakin memuncak dan permasalahan semakin jelas. Diterangkan dalam sebuah hadits shahih perihal hari kiamat ini bahwa bila semua rasul ulul azmi diberi kesempatan untuk memberikan syafaat di sisi Allah untuk para hamba – Nya, maka dia akan mengatakan, “Diriku! Diriku! Pada hari ini aku tidak memohon kepada – Mu selain keselamatan diriku.” Sehingga Isa putra Maryamakan mengatakan, “ Pada hari ini aku tidak akan memohon kepada – Mu salain keselamtan diriku. Aku tidak menanyakan kepada – Mu Maryam yang telah melahirkan aku.” Selanjutnya Allah SWT berfirman, “Setiap orang dari mereka pada hari itu mempunyai urursan yang cukup menyibukkannya.” Yaitu, dia sibuk memikirkan diri sendiri sehingga tidak memikirkan orang lain.

Selanjutnya Allah Ta'ala berfirman, “ Banyak muka pada hari itu berseri – seri, tertawa, dan gembira ria.” Yaitu, pada hari itu umat manusia terbagi dua golongan. Satu golongan mempunyai wajah – wajah yang bersinar, gembira, dan senang yang bersumber dari hati – hati mereka. Kegembiraan itu ditampakkan pada wajah – wajah mereka dan golongan ini adalah ahli surga. “ Dan banyak muka pada hari itu tertutup debu dan ditutup lagi oleh kegelapan,” ditutupi dan diselimuti dengan kegelapan.

Ibnu Hatim telah meriwayatkan dari Ja'far bin Muhammad dari ayahnya dari kakeknya bahwa Rasulullah saw. bersabda,

 

“Orang kafir akan bersimbah keringat kemudian debu – debu pun menutupi wajah mereka.”

 

Itulah yang dimaksud dengan firman Allah, “ dan banyak muka pada hari itu tertutup debu.” Dan selanjutnya Allah Ta'ala berfirman, “Mereka itulah orang – orang kafir lagi durhaka.” Yaitu, kufur hati mereka dan buruk perbuatan mereka. Penggalan seperti firman – Nya, “ Dan mereka tidak akan melahirkan kecuali yang durjana lagi kafir.”


Tafsir Sebelumnya:

Terakhir Diperbaharui pada Minggu, 25 Oktober 2009 09:54