|
TAFSIR Ayat 34 – 46
Allah SWT berfirman, “ Maka apabila malapetaka yang sangat besar telah datang,” maksudnya adalah hari kiamat,” pada har manusia teringat akan apa yang dikerjakannya,” artinya saat itu anak cucu Adam akan ingat terhadap semu amal perbuatannya, yang baik dan yang buruk. “ Dan diperlihatkan neraka dengan jelas kepada setiap orang yang melihat, “ yaitu neraka Jahim akan diperlihatkan bagi mereka yang ingin melihatnya, maka umat manusia pun melihatnya dengan mata telanjang.” Adapun orang yang melampaui batas,” congkak dan bersewenang – wenang,” dan lebih mengutamakan kehidupan dunia,” daripada kepentingan agamanya dan kehidupan akhiratnya,” maka sesungguhnya nerakalah tempat tinggal - ( nya ).” Yaitu, sesungguhnya ia sedang berjalan menuju neraka Jahim dan makanannya adalah pohon Zaqqum, sedangkan minumannya adalah air yang sangat panas.” Dan adapun orang – orang yang takut kepada kebesaran Tuhannya dan menahan diri dari keinginan hawa nafsunya,” yaitu orang yang sangat takut berdiri di hadapan Tuhannya Yang Maha Perkasa lagi Mulia serta tidak mengikuti hawa nafsunya dan menuntunnya dalam ketaatan kepada Allah Ta'ala,” maka sesungguhnya surgalah tempat tinggal ( nya ).” Artinya, sesungguhnya dia tengah berjalan menuju surga.
Kemudiaan Allah Ta'ala berfirman, “ Mereka bertanya kepadamu tentang hari berbangkit, kapankah terjadinya? Siapakah kamu ( sehingga ) dapat menyebutkan ( waktunya )? Kepada Tuhanmulah dikembalikan kesudahannya.” Yaitu, ilmunys tidaklah diserahkan kepada kamu dan tidak pula orang lain, bahkan hanya Allah saja yang tahu, sebagaimana firman – Nya, “ Dan saat itu tidak akan datang kecuali dengan tiba – tiba.”
Allah Ta'ala berfirman,” Kepada Tuhanmulah dikembalikan kesudahannya.” Firman – Nya,” Katakanlah, ' Sesungguhnya ilmunya hanyalah di sisi Allah'” Kamu hanya pemberi peringatan bagi siapa yang takut kepadanya.” Yaitu, sesungguhnya Aku mengutusmu tiada lain agar kamu memberi peringatan kepada manusia dan mewanti - wati mereka dari siksa Allah dan hukuman – Nya. Maka orang yang takut kepada Allah pastilah akan mengikutimu, dan dia akan mendapatkan kebahagiaan. Sedangkan, orang – orang yang merugi adalah orang yang mendustakan dan menentangmu.
Allah Ta'ala berfirman, “ Pada hari mereka melihat hari berbangkit itu, mereka merasa seakan – akan tidak tinggal melainkan di waktu sore atau pagi hari.” Yaitu, apabila mereka bangkit dari kuburan – kuburan mereka menuju Padang Mahsyar, mereka merasakan kehidupan dunia itu sangat sebentar sekali, sehingga seolah – olah dalam pandangan mereka hanya selama sore hari saja atau hanya selama pagi hari saja.
|