|
TAFSIR Ayat 27 – 33
Allah Ta'ala mengemukakan hujjah kepada para pengingkar hari berbangkit, yaitu perihal mengembalikan makhluk setelah ia tiada.” Apakah kamu,” hai umat manusia, “ yang lebih sulit penciptaannya ataukah langit?” Maksudnya, justru langitlah yang lebih hebat penciptaannya daripada kamu. Adapun firman Allah Ta'ala, “ Allah telah membangunya” ditafsirkan dengan firman Allah Ta'ala yang selanjutnya, “ Dia meninggikan bangunannya dan menyempurnkannya,” yaitu Allah telah menjadikannya sebagai bangunan yang amat tinggi dan jauh dari daratan dan seluruh penjurunya seimbang, ditaburi dengan bintang – bintang di tengah malam.
Allah Ta'ala berfirman, “ Dan Dia menjadikannya malamnya gelap gulita, dan menjadikan siangnya terang benderang. Dan bumi sesudah itu dihamparkan – Nya.” Kemudian ayat ini ditafsirkan dengan firman – Nya kemudian, “ Dia mengeluarkan darinya mata airnya dan tumbuh – tumbuhannya.”
Telah diuraikan penjelasan mengenai hal ini dalam surah as – Sajdah bahwa bumi diciptakan sebelum langit, akan tetapi bumi baru dihamparkan setelah penciptaan langit sempurna, artinya Dia telah mengeluarkan segala sesuatu yang terkandung di dalamnya dengan kekuatan menuju kenyataan. Allah Ta'ala berfirman, “ Dan gunung – gunung dipancangkan – Nya dengan teguh, yaitu dikokohkan ditempatnya masing – masing. Diriwayatkan oleh Imam Ahmad dari Anas bin Malik r.a. Bahwa Rasulullah saw. Bersabda,
“ Setelah Allah menciptakan bumi, bumi itu doyong, kemudian Allah menciptakan gunung, lalu ditancapkan di atasnya, maka tegaklah bumi itu.”
Allah Ta'ala berfirman, “ Untuk kesenanganmu dan untuk binatang – binatang ternakmu.” Yaitu, Allah membentangkan bumi, kemudian mengeluarkan mata airnya dan menumbuhkan kandungan – kandungannya, lalu mengalirkan sungai – sungainya, dan menumbuhkan tumbuh – tumbuhan dan buah – buahannya serta menancapakan gunung – gunungnya agar penghuninya dapat menetap dengan tenang. Semuanya itu merupakan kenikmatan dari Allah Ta'ala bagi para hamba – Nya dan bagi kepentingan mereka, seperti kepentingan terhadap binatang ternak untuk pangan dan kendaraan di dunia ini sampai kehidupan berhenti dan ajal tiba.
Tafsir Terbaru
Tafsir Sebelumnya:
|